Blog

Siswa SD Islam Sabilillah Borong Juara Olimpiade Matematika Internasional

Begitu membanggakan, itulah kalimat yang sangat tepat untuk para siswa SD Islam Sabilillah yang telah mengikuti kejuaraan olimpiade di kompetisi dunia. SD Islam Sabilillah kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah Internasional. Beberapa waktu yang lalu 6 siswa SD Islam Sabilillah Malang mengikuti ajang olimpiade yang diselenggarakan di Jepang dan Singapura.Olimpiade tersebut di antaranya adalah WMI (World Matematics Invitational) di Fukuoka, Jepang dan SIMOC (Singapore International Math Olympiad Challenge) di Singapura.

Seperti yang diketahui WMI adalah sebuah ajang olimpiade tingkat internasional yang didirikan oleh Taiwan.Kompetisi itu mengumpulkan lembaga dan organisasi di seluruhdunia yang melakukan upaya dalam mempromosikan dan mempopulerkan matematika melalui berinteraksi dengan siswa yang menggemari matematika lainnya yang mewakili Negara mereka sehingga siswa dapat memperluas pandangan dunia mereka, mengalami budaya yang berbeda, dan dengan demikian pandangan serta masa depan mereka akan diperluas.

Sejak dari tahun 2013 hingga 2019, kompetisi WMI diadakan di beberapa negara di antaranya Seoul, Korea Selatan; Taipei, Taiwan; Guilin, Cina; Kuala Lumpur, Malaysia; Ho Chi Minh City, Vietnam; Incheon, Korea Selatan; dan terakhir di Fukuoka, Jepang. WMI tahun ini diselenggarakan di Jepang pada musim liburan sekolah bulan Juni 2019 yaitu mulai tanggal 15 hingga 19 Juli 2019.WMI diikuti oleh siswa dari berbagai dunia, tak terkecuali Indonesia.

Para siswadari SD Islam Sabilillah yang mengikuti ajang ini ada 3 siswa, di antaranya yaitu Arsha Naufal Mauritzan siswa kelas 5C yang berhasil meraih medali emas, Nurisna Anara Mughni Rayyan siswi kelas 6A yang berhasil meraih medali perak, dan Aliqa Putri Suherman siswa kelas 2 ini berhasil meraih Merit.

Perjuangan para siswa SD yang berada di Jl. A. Yani 15 Malang ini patut diacungi jempol karena mereka mampu bersaing dengan hampir 2000 siswa siswi dari 21 negara. Siswa siswi berprestasi ini mengukir torehan prestasi yang membanggakan orang tua maupun warga sekolah.

Tak berhenti di sini, prestasi berikutnya dating lagi dari siswa SD Islam Sabilillah yaitu Nurisna Anara Mughni Rayyan, siswi kelas 6A ini berhasil memperoleh Gold Medals Mind Sport Honorable Mention Math Olympiad, Sabrina Yeira Arisanda siswi kelas 6A ini berhasil meraih Bronze Medals Math Warior Honorable Mention Math Olympiad, dan Daffa Atha Arkana siswa kelas 5C ini berhasil meraih Silver Medals Math Olympiad di ajang kompetisi matematika dunia SIMOC.

Olimpiade berskala internasional tersebut dilaksanakan di Canadian Internasional School (CISI), Jurong, Singapura pada Sabtu 7 Juli 2019 lalu. SIMOC sendiri merupakan kompetisi matematika dengan konsep yang unik. Bukan hanya tes kemampuan yang diujikan. Peserta juga harus menyelesaikan permainan matematika yang interaktif dan puzzle.

Selain kedua olimpiade tingkat internasional, selama waktu liburan beberapa siswa juga mengikuti olimpiade tingkat provinsi FABI (Festival Anak Berprestasi Indonesia) yang diselenggarakan di UNESA Surabaya pada tanggal 07 Juli 2019. Olimpiade ini meliputi kategori Bahasa Inggris, Matematika, Sains. Para siswa dari SD Islam Sabilillah pada ajang ini adalah Aisyah Okta Vianty Adz Dzafira Putri Budiyono kelas 2B yang memperoleh predikat Best Ten Level 1 dan Best Ten Sains Level 2, Muhammad Irsyad Asrif kelas 5C memperoleh Juara 1 Math Level 2, dan Bening Cahyaningati kelas 6A memperoleh juara 1 English Level 3.

Persiapan terus dilakukan jelang pelaksanaan olimpiade ini, pihak sekolah juga selalu mensuport dengan memberikan belajar tambahan saat masa liburan untuk mempersiapkan siswa yang akan mengikuti kompetisi matematika ini. Jam belajar tambahan diberikan oleh guru olimpiade SD Islam Sabilillah Malang yang selama hampir 2 minggu terus menggembleng siswa agar siap beradu di ajang kompetisi matematika internasional.

Bu Nunik S. Hariarti S.Pd, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah mengaku bangga terhadap torehan prestasi dari siswa siswi SD Islam Sabilillah di berbagai ajang olimpiade, menurut beliau pembinaan olimpiade yang dilakukan memang dikhususkan kepada siswa yang mempunyai bakat dan minat dalam bidang matematika, sehingga hasil yang diperoleh selama pembinaan dapat maksimal. Dalam mengikuti berbagai olimpiade, khususnya yang berskala internasional siswa melatih mental, ketangkasan, dan juga kecepatan berpikir siswa. Siswa juga belajar bersosialisasi dengan siswa dari berbagai negara, sehingga mereka juga bias belajar tentang Negara dan budaya lain. Harapan beliau ke depan “prestasi dalam berbagai olimpiade dapat lebih mengangkat nama SDI Sabilillah di mata publik.”

Bu Qoniah Agustina, S.Pd selaku Waka Kesiswaan dan Humas SD Islam Sabilillah mengungkapkan“ raihan prestasi siswa siswi SDI Sabilillah diharapkan dapat membuat siswa lainnya merasa termotivasi untuk meraih prestasi di ajang-ajang lainnya, tidak hanya dalam bidang matematika namun juga di bidang yang lain. Dan diharapkan siswa yang mengikuti olimpiade dan memperoleh juara tidak hanya siswa itu-itu saja tetapi juga siswa yang lainnya. Dengan harapan seperti ini beliau menegaskan bahwa dalam setiap kegiatan perlombaan siswa harus bersungguh-sungguh dalam berlatihdan melakukan persiapan agar hasil yang diperoleh maksimal.

No Comments Yet


Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE
CLOSE
%d blogger menyukai ini: