Blog

Meneladani Akhlak Rasulullah melalui Kegiatan MOKS 2019

Mengawali tahun ajaran baru, seluruh siswa SD Islam Sabilillah Malang membekali diri dengan kegiatan penuh muatan pendidikan karakter yang dikemas dalam kegiatan MOKS. MOKS adalah singkatan dari Masa Orientasi Karakter Siswa. Tahun ini, MOKS dilaksanakan mulai tanggal 15 – 19 Juli 2019.

Kegiatan MOKS merupakan agenda  rutin yang diprogramkan oleh Lembaga Pendidikan Sabilillah Malang. Setiap memasuki tahun ajaran baru, terlebih dahulu siswa dibekali dengan pendidikan karakter. Pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini karena pembiasaan-pembiasaan adab dan akhlak tersebut akan diterapkan siswa dimanapun mereka berada, baik ketika di sekolah maupun di rumah. Harapannya, siswa bisa memiliki tanggung jawab dan kemandirian saat dihadapkan pada situasi apa pun. Pendidikan karakter yang dimaksud berkaitan dengan pembiasaan-pembiasaan adab dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari sesuai tempat dan kondisi yang ada.

Pendidikan karakter yang ditanamkan pada siswa dalam kegiatan MOKS ini tidak lepas dari tuntunan dan teladan akhlak yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak karakter baik yang dicontohkan Rasulullah, mulai dari membuka mata saat bangun tidur hingga berangkat tidur lagi. Dalam MOKS kali ini, pembiasaan karakter yang ditanamkan difokuskan pada adab saat berada di masjid, adab saat bertemu dengan orang yang lebih tua, adab terhadap orang tua, guru, dan teman, pembiasaan membaca do’a-do’a harian, wirid dan doa setelah sholat. Semua pembiasaan yang ditanamkan dimulai dari yang kecil. Misalnya, pembiasaan yang ditanamkan misalnya adab saat berada di masjid, siswa diajak untuk menata sandal dengan rapi, membaca do’a masuk dan keluar masjid, membungkukkan badan saat melewati jama’ah lain yang sedang duduk berdo’a atau mengaji, menunggu waktu adzan dengan i’tikaf, dan lain sebagainya.

Rasulullah mengajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Dalam hal ini, salah satu pendidikan karakter yang ditanamkan pada siswa untuk meneladani ajaran Rasulullah adalah membiasakan siswa memanggil teman-temannya dengan panggilan “Mbak” dan “Mas”. Hal ini tidak lain untuk menumbuhkan rasa hormat siswa dan rasa saling menghargai terhadap orang-orang di sekitarnya. Masih banyak lagi pembiasaan karakter yang bisa kita gali dan tanamkan pada siswa.

Hal-hal seperti yang dijelaskan di atas tampaknya sepele dan mudah dibayangkan. Namun dalam pelaksanaannya tidaklah semudah kelihatannya. Lupa pada siswa adalah hal yang akan sering ditemui. Namun dengan pembiasaan yang terus-menerus, insya Allah akan menjadi karakter siswa yang baik di kemudian hari.

Selesai kegiatan MOKS diharapkan siswa terbiasa untuk memperhatikan hal-hal sesuai dengan pembiasaan adab yang telah ditanamkan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan masyarakat.

Semoga Allah memberkahi langkah awal kita dalam membekali ananda dengan pembiasaan karakter sehingga ananda tumbuh menjadi generasi muslim yang sholih dan sholihah. Aamiin

No Comments Yet


Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE
CLOSE
%d blogger menyukai ini: