Menuju GSF 2019

Persiapan SD  Islam Sabilillah Malang menuju  Green School Festival 2019 kian matang dan siap untuk menjadi juara. Mulai dari pembuatan mapping 9 isu sekolah dan 1 peta umum oleh siswa siswi SD Islam Sabilillah Malang. Setiap isu terbagi kelompok yang terdiri dari 3 orang. Sembilan isu tersebut yaitu isu tata kelola lingkungan sekolah, isu sampah dan polusi, isu tanaman hijau, isu sekolah sehat, isu air dan limbah, isu inovasi teknologi, isu energi, isu literasi dan publikasi, isu sekolah ramah anak dan 1 tambahan lagi peta umum semua isu.

Waktu mengerjakan mapping 10 isu tersebut sekitar 3 – 5 hari pada tanggal 23 – 27 September 2019. Setelah membuat mapping siswa-siswi mempresentasikan di depan teman-temannya sebagai bentuk kampanye Green School Festival 2019. Kemudian tak lupa juga di lakukannya aksi sebagai bentuk pengimplementasian dari 9 isu masalah.

Sebagai contoh yaitu aksi dari isu tanaman hijau maka siswa-siswi akan melaksanakan perawatan tanaman dan menyiram, membibit hidroponik, pengolahan lidah buaya menjadi makanan, dan pembibitan buah pepaya di kebun tabulampot. Kemudian aksi dari isu inovasi teknologi yaitu membuat infuse water dan pelabelan nama-nama tanaman dengan qr code.

Setiap aksi yang dilakukan siswa-siswi juga dibantu oleh wali murid akan dipublikasikan di sosial media sekolah sebagai bentuk promosi dan aksi pasti dari SD Islam Sabilillah Malang. Hal ini juga ada kaitannya dengan isu literasi dan publikasi yang melakukan aksi tentang pembuatan literasi berupa cerita pendek, poster karya siswa siswi yang dapat di publikasikan melalui mading-mading di kelas dan di sekolah.

Selain itu siswa – siswi SD Islam Sabilillah Malang berlatih yel-yel dan jargon kami tentang Green School Festival 2019. Kami SD Islam Sabilillah malang membawakan yel-yel dari lagu Kotak – Beraksi.  Yang diharapkan dapat menjadi semangat siswa – siswi untuk selalu dan siap beraksi di ajang GSF 2019.

Dengan adanya partisipasi mengikuti Green School Festival 2019 diharapkan dapat menjadikan semua warga sekolah menyadari akan menjaga dan merawat lingkungan. Tidak hanya dalam ajang perlombaan saja namun menjadi karakter dan kesadaran siswa-siswi dan semua warga sekolah untuk selalu berhemat energi, menjaga bersihan lingkungan dan merawat tanaman di sekitar.

 

 

Building Motivation Kelas 6 Orang Tua dan Dr. Umi Dayati

Dalam persiapan menjalani berbagai ujian sekolah yang akan di tempuh oleh siswa siswi kelas 6 SD Islam Sabilillah Malang mengadakan kegiatan Building Motivation bersama dengan para orang tua, guru kelas 6 dan Dr. Umi Dayati. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa siswi dalam hal belajar dan mensosialisasikan mendidik  anak dalam mempersiapkan berbagai macam ujian.

 

kegiatan tersebut mendatangkan motivator hits yaitu Dr Umi Dayati, M.Pd. beliau merupakan dosen UM dan motivator dengan jam terbang tinggi selevel ASEAN, beruntung SD Islam Sabilillah bisa mendatangkan beliau. dalam hal ini beliau menyampaikan masukan untuk siswa siswi dan orang tua dalam meingkatkan semangat belajar dan cara belajar anak.

 

beda orang beda pemikiran, begitulah hal yang disampaikan oleh Dr Umi Dayati, bahwasanya setiap anak memiliki caranya sendiri-sendiri dalam hal belajar. “jika ada anak yang suka belajar sambil menonton tv, maka jangan di marahi ya bu ibu mungkin dengan cara seperti itu anak-anak bisa menghilangkan jenuh dan lebih paham dalam hal belajar” ujar beliau.

 

kegiatan ini juga merupakan bentuk terbukanya anak dan orang tua, anak-anak dapat menyampaikan keluh kesahnya dan orang tua menyadari cara mendampingi anak belajar dengan benar. siswa – siswi juga menyampaikan permintaan maaf mereka kepada orang tua sehingga hal ini menjadikan mereka menangis dan memeluk orang tuanya.

 

dengan diakannya kegiatan ini semoga dapat membuka pikiran dan hati siswa – siswi untuk berubah menjadi lebih baik dalam hal sikap, karakter, cara belajar dan semangatnya. serta dapat menjalankan setiap ujian-ujian sekolah di kelas 6 dengan maksimal.

Kemeriahan Muharram 1441 H

kegiatan untuk memeriahkan dan menyambut Muharram 1441 hijriah kini SD Islam Sabilillah Malang mengadakan beberapa kegiatan di mulai dari tanggal 31 Agustus – 26 oktober 2019 mendatang. kegiatan ini dimulai dari  kirab Muharram yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 dari pukul 06.45 – 08.00 WIB. Dengan rute perjalanan dari gerbang depan SD Islam Sabilillah Malang – ABM – jalan Candi Bajang Ratu. Kegiatan kirab ini di ikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 5 dengan memakai baju busana muslim putih dengan membawa kertas slogan untuk memeriahkan kirab tersebut.

 

selanjutnya kegiatan kedua yaitu doa akhir tahun dan doa awal tahun yang dilaksanakan  bersama-sama dari kelas 1 hingga kelas 5 di lapangan basket SD Islam Sabilillah Malang pada hari Senin, 2 September 2019. kegiatan ini bersamaan dengan kegiatan upacara bendera mulai pukul 07.00 hingga 07.30. dengan diadakannya kegiatan doa akhir dan awal tahun Muharram ini semoga menjadikan SD Islam Sabilillah Malang menjadi sekolah yang amanah dan berprestasi.

 

kegiatan ini di barengi dengan beberapa lomba-lomba berhadiah untuk kelas 1 hingga kelas 5 yang dilaksanakan pada hari Rabu, Kamis dan Jumat tanggal 11-13 September 2019. kelas 1 lomba mewarnai kaligrafi, kelas 2-3 membuat kolase kaligrafi dan kelas 4-5 membuat kaligrafi yang dilaksanakan  setiap pagi pada pukul 07.00 – 07.30 di kelas masing-masing. pemenangnya akan diambil 1 orang terbaik dari setiap kelas.

 

selain itu ada kegiatan Charity Day yang akan dilaksanakan pada hari Selasa, rabu, kamis, 22-24 Oktober 2019 di kelas masing-masing. dan untuk kegiatan puncak dari semarak Muharram 1441 H  yaitu lebaran bersama 230 anak yatim yang akan dilaksanakan bersamaan dengan HUT SD Islam Sabilillah Malang pada hari Jumat dan Sabtu tanggal25-26 Oktober 2019.

Assembly PJBL

Sabtu, 21 september 2019 SD Islam Sabilillah Malang  melaksanakan kegiatan assembly pjbl yang pertama kali di tahun pelajaran 2019-2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari hasil proyek yang dikerjakan Ananda disetiap hari jumat sesuai dengan tema pembelajarannya masing-masing. Hasil karya siswa – siswi ini  akan dipresentasikan sendiri di depan para orang tuanya.

PJBL merupakan kegiatan pembelajaran yang gunanya membangun dan membentuk siswa-siswi dalam hal 4Cs mereka. 4Cs sendiri adalah critical thinking, creative, collaborative dan communicative. Dengan adanya PJBL ini siswa siswi Sabilillah akan belajar menjadi seorang professor, insinyur dan pemimpin Bangsa.

Acara ini dimulai dari jam 07.00-08.00 merupakan kegiatan presentasi siswa-siswi di hall dan di kelas masing-masing. Antusias orang tua sangat mengesankan dengan menghadiri kegiatan ini siswa-siswi menjadi semakin percaya diri dan bangga dengan hasil karyanya. Kegiatan ini juga menjadikan siswa – siswi dapat menunjukkan kepercayaan diri mereka berbicara langsung di depan orang tuanya dan orang banyak, juga menunjukkan kemampuan mereka berpikir kritis dapat menjawab setiap pertanyaan yang di tujukan kepada mereka.

Pada hari sabtu itu, para orang tua tidak hanya dating untuk mengikuti kegiatan Assembly PJBL saja. Melainkan mereka juga mengikuti kegiatan lain yang diadakan oleh  Majelis Orang Tua Siswa TK-SD-SMP-SMA dan Lembaga Pendidikan Sabilillah Malang yaitu bina qolbu oleh KH. Nur Hasanudin Abdul Latif selaku pengasuh ponpes Darus Sa’adah Gabugklakah Kabupaten Malang.

Kegiatan parenting islami majelis dzikir bina  qolbu ini di adakan di Masjid Sabilillah dengan tema “Mendidik Anak Sholeh dan Sholehah Sejak Dini”. Acara ini di mulai pada pukul 08.00 setelah para orang tua mengikuti Assembly PJBL hingga pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan agar guru dan orang tua dapat membawa siswa-siswi dan anak-anak sekalian menjadi anak dan siswa yang bertaqwa, sholeh, sholihah dan taan kepada agamanya.

SOSIALISASI DAN EDUKASI ANAK SIAGA HANSAPLAST

Sosialisasi dan edukasi anak siaga Hansaplast merupakan kegiatan yang mengembangkan anak untuk  mengetahui bagaimana menangani perihal luka, bencana dan pertolongan pertama. Sebelumnya anak-anak akan melakukan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh siswa-siswi kelas 5. Anak-anak yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya akan menjadi trainer yang menjelaskan kepada siswa-siswi kelas 4 dan 3.

Kegiatan ini dilakukan pada hari sabtu, 3 Agustus 2019 di SD Islam Sabilillah Malang yang berada di ruang meeting. Pelaksanaannya yang dimulai dari jam 07.30 – 10.00 sangat menyenangkan dan bermakna dikarenakan anak-anak mendapatkan ilmu yang baru dan bermanfaat. Disetiap materi yang di sampaikan oleh para trainer juga mudah di pahami anak – anak.

Para trainer yang merupakan kakak kelas 5 dibagi menjadi 3 tim kelompok, yaitu tim rawat luka, pertolongan  pertama dan siaga bencana. Siswa siswi sabilillah yang berada di tim kelompok rawat luka yaitu Hanif, FInza, Adelia dan Sahilla. Tim pertolongan pertama yaitu Adnandaffa, Syifa, dan Cantika, selain itu yang terakhir tim siaga bencana ada Ghaiyyas, Arlo dan Raniah.

Dalam setiap kegiatannya, para trainer menjelaskan dengan antusias dan penuh semangat, dikarenakan ajang ini akan merebutkan juara 5 besar terbaik dari keseluruhan sekolah dasar. Para trainer tidak hanya menjelaskan materi mengenai rawat luka, pertolongan pertama dan siaga bencana, namun juga mengajarkan beberapa lagu-lagu agar dapat mengingat cara melakukan penanganan terhadap luka, pertolongan pertama maupun ada bencana. Selain itu adanya media berupa puzzle yang diperuntukkan mengasah keterampilan dan kerjasama dalam menyelesaikan potongan puzzle.

Diakhir pelaksanaan sosialisasi dan edukasi anak siaga Hansaplast, para siswa-siswi SD Sabilillah akan di review dan mendapatkan kuis untuk merebutkan beberapa merchandise dari Hansaplast. Tentu para siswa-siswi sangat antusias untuk merebutkan hadiah dari Hansaplast, dan paran siswa-siswi tersebut dapat menjawab dengan lancar dan tegas. Terakhir para siswa-siswi kelas 3 dan 4 dan para trainer mengucapkan jargon dan berfoto bersama.

Terima kasih kepada para trainer dari SD Islam Sabilillah telah menjelaskan dengan baik dan tim PMI dari Hansaplast.