Blog

Virtual Ied Al Adha 1441 H. and Islamic Contests SD Islam Sabilillah Malang

10 Dzulhijjah 1441 H. menjadi hari raya Idul Adha yang berbeda dari tahun sebelumnya. Di masa pandemi Covid-19 ini, SD Islam Sabilillah merayakan Idul Adha secara online, dengan tetap memberi fasilitas kepada para walimurid dan atau pihak luar lainnya yang hendak menitipkan Qurban mereka di SD Islam Sabilillah Malang, baik dalam bentuk dana (transfer) maupun hewan Qurban yang diantar langsung ke sekolahan, dan tentunya tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku.

Pandemi Covid-19 bukanlah penghalang untuk tulus berqurban. Alhamdulillah, pada tahun ini Jumlah Qurban yang terkumpul di SD Islam Sabilillah Malang ada 1 ekor sapi dan  7 ekor kambing. Adapun hewan tersebut adalah Qurban titipan dari para walimurid, siswa dan pegawai SD Islam Sabilillah Malang. Penyembelihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 01 Agustus 2020 dan diberikan kepada masyarakat sekitar.

Tidak hanya teknis berkurban saja yang berbeda, kegiatan pembelajaran praktik manasik haji tidak bisa dilaksanakan di tahun ini. Namun, hal ini tidak membuat SD Islam Sabilillah Malang kehabisan ide, dalam kondisi pandemi ini, bentuk pembelajaran Idul Adha dikemas dengan lebih meriah dan tak kalah seru, yaitu adanya Islamic Contests yang saat ini sedang berlangsung hingga tanggal 8 Agustus 2020.

Islamic Contests adalah suatu perlombaan bernuansa Islam dengan tema Idul Qurban 1441 H. dalam kegiatan ini terdapat lima jenis perlombaan, diantaranya: Lomba Takbiran, Lomba Cooking with Family, Lomba Kartu Ucapan Idul Adha, Lomba Kaligrafi dan Lomba Bercerita. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk karakter islami siswa dan lebih merekatkan hubungan siswa dengan keluarga, karena beberapa lomba boleh dilakukan dengan saudara atau anggota keluarga lainnya.

Kegiatan Islamic Contests ini tentu dilakukan secara Online. Siswa bisa melakukan semua lomba di atas dari rumah dan mengupload karya siswa di media sosial (Instagram), dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Harapan dengan adanya kegiatan Islamic Contests ini, Siswa SD Islam Sabilillah Malang dapat terus berkarya dengan selalu menjaga karakter Islami yang telah ditanamkan dalam diri mereka.

Read more

MOKS model daring SD Islam Sabilillah Malang

Memasuki tahun ajaran baru setelah libur semester selama 2 minggu, siswa SD Islam Sabilillah Malang back to school. Namun ada yang berbeda dengan back to school kali ini, karena meskipun statusnya sudah masuk tetapi siswa tetap belajar dari rumah (daring).

Tanpa menghilangkan tradisi baik yang istiqomah dilaksanakan, SD Islam Sabilillah telah mempersiapkan kegiatan untuk mengawali tahun ajaran baru ini dengan kegiatan MOKS. MOKS adalah kegiatan pembekalan karakter bagi siswa SD Islam Sabilillah Malang. Pada tahun ajaran baru ini MOKS akan dilaksanakan pada 13-17 Juli 2020.

Kegiatan MOKS merupakan agenda rutin yang diprogramkan oleh Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang. MOKS (Masa Orientasi Karakter Siswa) dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru dan awal masuk setelah liburan semester. Hal ini dilakukan untuk selalu mengingatkan kembali siswa dengan pembiasan baik yang sudah dilakukan dan memupuknya agar semakin kuat di dalam diri siswa. Dasar dari kegiatan MOKS ini tidak terlepas dari teladan kita Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan MOKS, banyak pembiasaan karakter yang ditanamkan seperti adab masuk di masjid, adab kepada orang tua, guru dan teman, pembiasaan sholat yang baik, wirid, doa sesudah sholat.

Pada MOKS tahun ajaran baru ini agak berbeda, karena MOKS lebih difokuskan dengan pembiasaan yang dilaksanakan di rumah masing-masing. Meskipun agak berbeda, namun tetap bertujuan sama yaitu melatih pembiasaan karakter siswa sejak dini agar menjadi jati diri berkarakter. Materi MOKS kali ini meliputi materi berwudhu, shalat, wirid (dzikir dan doa), adab makan dan pembiasaan karakter disiplin.

Kegiatan MOKS akan dilaksakan secara daring dengan menggunakan E-Learning SD Islam Sabilillah Malang, kegiatan dimulai dengan membuka website E-Learning, mengisi presensi di E-Learning, kemudian doa awal pembelajaran, dan selanjutnya melaksanakan MOKS sesuai jadwal yang telah ditentukan bersama dengan wali kelas masing-masing didukung dengan fitur-fitur yang seudah disiapkan siswa akan mengamati video pembiasaan yang telah dicontohkan oleh guru.

Contohnya kegiatan pembiasaan berwudhu, siswa akan mengamati video berwudhu yang sudah tersedia di menu pembelajaran,  kemudian bertatap muka dengan guru melalui google meet melafalkan dan menghafalkan niat wudhu dan doa sesudah wudhu dengan bimbingan guru.

Selanjutnya sebagai feed back atau umpan balik kegiatan yang telah dilakukan siswa, maka guru akan menyampaikan evaluasi terhadap hafalan Ananda secara umum kepada siswa.

Kegiatan pembiasaan karakter harus selalu dilakukan agar siswa menjadi terbiasa menanamkan karakter dalam dirinya. Setelah kegiatan MOKS diharapkan siswa terbiasa untuk melakukan dan memperhatikan hal-hal yang sesuai dengan pembiasaan yang telah ditanamkan.

Read more

OSPIS Daring Sekolah Islam Sabilillah Malang 2020

Selamat datang siswa baru SD Islam Sabilillah Malang 2020/2021.

Memasuki jenjang pendidikan yang baru merupakan hal yang sangat membahagiakan bagi semua siswa, khususnya bagi siswa yang lulus dari TK/BA. Mereka akan memasuki jenjang Pendidikan Sekolah Dasar atau SD.

Di SD Islam Sabilillah Malang memiliki 139 siswa baru yang terdiri dari kelas 1A 28 siswa, 1B 28 siswa, 1C 28 siswa, 1D 27 siswa , dan 1E 28 siswa. Selain itu wali kelas dan wali asuh di setiap kelas antara lain, kelas 1A oleh Ibu Siti Asiyah R. Hasanah, S.Pd dan Bapak Muhammad Irfan, S.Pdl, kelas 1B oleh Ibu Erlinawati, S.Pd dan Ibu Rizky Dwi Kurniasih, S.Pdl, kelas 1C oleh Ibu Lukluk Atul Mu’amanah, M.Pd dan Bapak Drs. H. Masykur, kelas 1D oleh Ibu Khoirotun Nisa’ , S.Pd dan Bapak H. M. Muklas, S.Pd, dan kelas 1E oleh Ibu Himmatul Aliyah, S.Pd dan Ibu Iva Yuanita Andriani S.Pd.

Untuk mengenal lingkungan sekolahnya yang baru, tentu saja ada kegiatan khusus yang akan dilaksanakan. Kegiatan ini di Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang dinamakan dengan OSPIS (Orientasi Sistem Pendidikan Sabilillah).

Orientasi Sistem Pendidikan Islam Sabilillah (OSPIS) adalah pemaparan sistem pendidikan di Sekolah Islam Sabilillah Malang kepada orang tua siswa baru, sekaligus sebagai tanda resmi dikukuhkannya siswa baru Sekolah Islam Sabilillah Malang. Selain pengukuhan, juga ditampilkan berbagai pertunjukan oleh siswa Sekolah Islam Sabilillah Malang. OSPIS menjadi upaya dalam mengenalkan pendidikan Islam di LPI Sabilillah Malang kepada para siswa baru beserta para orang tuanya.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya OSPIS dilaksanakan dengan mendatangkan para orang tua, siswa dan tamu undangan secara langsung, pada tahun ini ada yang berbeda pada kegiatan OSPIS tahun ajaran baru 2020/2021 karena pelaksanaannya di tengah Pandemi Covid-19 maka tetap dilaksanakan secara daring.

Dengan melaksanakan kegiatan OSPIS secara daring tentu saja banyak persiapan yang telah dilakukan jauh-jauh hari. Di antaranya proses pengambilan video untuk para pengisi acara, video untuk pertunjukan musik, video sambutan dari perwakilan orang tua siswa dan sambutan dari Bapak Direktur LPI Sabilillah Malang Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd.

Pada pelaksanaannya siswa baru, baik dari TK, SD, SMP dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School mengikuti acara OSPIS secara daring dengan masuk di link khusus yang sudah disediakan pada tanggal 11 Juli 2020 pukul 08.00-10.00 WIB. Kegiatan OSPIS ini juga disiarkan di live streaming youtube Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang.

Walaupun dilaksanakan secara daring, namun tidak mengurangi esensi dan kehikmatan dari kegiatan ini. Semuanya, mulai dari pengisi acara dan panitia telah bekerja sama dengan sangat baik untuk mengemas pagelaran pembukaan OSPIS dengan sangat luar biasa.

LPI Sabilillah Malang mengukuhkan para siswa baru dalam gelaran Orientasi Sistem Pendidikan Islam Sabilillah (OSPIS) secara daring.  Kegiatan ini diikuti 517 siswa , yaitu 78 siswa TK, 139 siswa SD, 154 siswa SMP, dan 146 siswa  SMA. Mereka dikukuhkan langsung oleh Direktur LPI Sabilillah Malang Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd.

“Dengan Iringan doa semoga Ananda menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, pemimpin-pemimpin dunia, pemimpin-pemimpin peradaban umat sebagai misi besar Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang yaitu Building Future Islamic Leaders, Amin Ya Robbal Alamin” Begitulah sambutan dan harapan Bapak Direktur LPI Sabilillah Malang Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd.

Melalui tujuh program unggulan yang disajikan kepada para siswa baik itu dari jenjang TK hingga SMA, LPI Sabilillah Malang optimis dapat mencetak lulusan yang unggul dalam hal penguasaan ilmu akademik sekaligus terdepan dalam pendalaman ilmu agama Islam.

Read more

Haflah Akhirisanah 2020

aPada tanggal 19 Juni 2020, SD Islam Sabilillah Malang mengadakan Haflah Akhirisanah 2020 dengan agenda pengumuman kenaikan kelas siswa kelas satu hingga kelas enam. Kegiatan rapotan kenaikan kelas yang biasanya diadakan di sekolah  dengan bertemu wali kelas masing-masing kini hanya bisa dilaksanakan melalui daring.

Siswa siswi SD Islam Sabilillah Malang dapat mengikuti proses rapotan kenaikan kelas dengan mengakses website Elearning SD Islam Sabilillah Malang dengan menggunakan akun masing-masing siswa.

Acara ini di buka pada pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB. Yang pertama wali siswa atau siswa sendiri bisa masuk ke Elearning SDIS lalu mengklik link yang sudah di sediakan. Kemudian  siswa terlebih dulu melihat video sambutan dari Ibu Kepala Sekolah SD Islam Sabilillah Malang yaitu Ibu Nunik S. Hariarti., S.Pd., M.Pd dan beberapa tampilan seperti dari tim orkestra SDIS dan penampilan menarik dari siswa yang memenangkan lomba SDIS Fun Challenge Competition.

Namun yang ditunggu – tunggu siswa adalah pengumuman juara tiap kelas yang disampaikan oleh Waka Kurikulum SD Islam Sabilillah Malang yaitu Bapak M. Isnin Hasanah., S.Pd.

Setelah melihat video Haflah Akhirisanah di akun youtube SD Islam Sabilillah Malang, siswa siswi kembali lagi ke website Elearning SDIS untuk mengikuti daring tiap kelas dengan mengklik link yang telah disiapkan yaitu menuju ke Google meet secara bersama – sama.

Saat pelaksanaan pengumuman kenaikan kelas oleh wali kelas masing-masing, wali kelas menyampaikan pesannya kepada siswa. Perasaan kangen dengan siswa dan suasana kelas juga banyak di sampaikan oleh siswa.

Semoga seluruh siswa SD Islam Sabilillah Malang yang telah naik kelas tidak akan pernah lelah untuk belajar, tetap semangat untuk menjadi juara, selalu rajin dalam melaksanakan ibadah dan mengaji, dan selalu menjadi siswa siswi yang sholeh sholihah.

Berikut adalah video Haflah Akhirisanah SD Islam Sabilillah Malang 2020, silahkan di tonton ya. Terima kasih

 

Read more

Pengumuman Kelulusan Kelas 6

SD Islam Sabilillah Malang mengadakan acara kelulusan siswa kelas 6 dengan metode daring. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2020.

Dalam pelaksanaannya seluruh siswa kelas 6 A, B, C dan D mengikuti daring melalui platfrom Google meet. Kegiatan ini di awali dengan video sambutan kepala sekolah SD Islam Sabilillah Malang yaitu Ibu Nunik S. Hariarti., S.Pd., M.Pd  yang kemudian di lanjutkan dengan sapaan oleh kedua wali kelas serta pembacaan peringkat dan nilai Ananda.

Saat pelaksanaannya berlangsung lancar dan mengharukan. Beberapa Ananda siswa kelas enam bahkan ada yang hingga meneteskan air mata karena merindukan guru, teman – teman dan situasi sekolah.

Untuk kedepannya segenap guru kelas enam dan seluruh guru serta staf karyawan SD Islam Sabilillah Malang mengucapkan selamat telah lulus dan mendoakan semoga di pendidikan tahap selanjutnya selalu menjadi siswa siswi yang berkarakter, penuh cinta dan sholeh sholihah.

Selamat menempuh pendidikan selanjutnya Ananda siswa siswi kelas enam. Jadilah anak yang membanggakan bagi orang tua, guru, bangsa dan negara.

Read more

SDIS Fun Challenge Competition

Dalam masa pandemi Covid-19 ini dimulai dari bulan maret hingga saat ini siswa-siswi SD Islam Sabilillah Malang mengadakan suatu acara untuk meingkatkan kreatifitas dan kegiatan anak dirumah dengan acara SDIS Fun Challenge Competition. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktifitas dan kreativitas anak saat dirumah.

Selama satu pekan siswa siswi diberi kesempatan untuk membuktikan dirinya yang paling berbakat, kreatif dan inovatif. Kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 5. Dalam acara ini pula siswa dapat mengikuti challenge sesuai dengan bakat dan minat mereka dalam bidang seni ataupun olahraga.

Yang mana kegiatan yang dilombakan yaitu menggambar, menulis cerita, menyanyi, bermain musik, menari dan lomba senam cegah covid-19 (SSC). Setiap siswa hanya bisa mengikuti satu lomba saja. Karena lomba berbentuk online maka siswa mengirimkan video/ gambar mereka melalui link Google form yang tersedia.

Meskipun lomba ini diadakan dalam bentuk online dan sifatnya tidak wajib, alhamdulillah antusias siswa siswi SD Islam Sabilillah Malang sangat luar biasa. Ada lebih dari 200 peserta telah mengikut SDIS Fun Challenge Competition ini.

Lomba ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kelas bawah (kelas 1, 2, 3) dan kelompok kelas atas (kelas 5 dan 6). Lomba yang paling banyak di minati/ diikuti adalah lomba senam cegah covid-19 (SSC) dan lomba menyanyi.

Sehingga pada setiap lomba ini nantinya akan ditetapkan juara 1 dan 2 pada tiap masing –  masing lomba. Dan peserta dengan penampilan menarik akan di tampilkan pada acara Haflah Akhirisanah 2020 pada tanggal 19 juni 2020.

Read more

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Setelah genap kita berpuasa 1 bulan lamanya, setelah banyak hal dilalui bersama, setelah sekian banyak  perkataan dan berbuatan disengaja maupun tidak disengaja yang melukai hati dan perasaan. Setelah kita laksanakan kewajiban untuk mengeluarkan zakat, beramal, memperbanyak ibadah, sholat terawih dan witir.

Kami segenap keluarga besar SD Islam Sabilillah Malang mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah melimpahkan keberkahan untuk kita semuanya. amiiinnn

Marilah kita saling memaafkan dan memulai lagi dengan menjadi insan yang lebih baik lagi dalam berucap maupun dalam bersikap. Karena dengan adanya bulan Ramadhan tersebut, Allah SWT melatih kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi untuk menjaga ucapan dan perbuatan agar tidak menyakiti orang lain, saling berbagi dan tolong menolong, dan semakin baik dalam melaksanakan ibadah.

 

Read more

SDIS BERBAGI BERKAH

Ramadhan merupakan bulan suci penuh berkah dimana umat islam diseluruh dunia berlomba – lomba dalam melakukan kebaikan dan memperbanyak ibadah, amal , berbuat baik serta menjaga lisan kita. Sebagai umat muslim kita di wajibkan juga untuk saling tolong menolong dan membantu tetangga maupun warga sekitar yang kesusahan. Nah pada momen kali ini amalan berbagi adalah hal yang sangat di butuhkan oleh masyarakat.

Pada hari Jumat, 15 Mei 2020 SD Islam Sabilillah Malang mengadakan kegiatan berbagi berkah kepada  kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan.  Kegiatan ini sebagai bentuk syukur dari sekolah yang telah banyak dilimpahkan keberkahan oleh Allah SWT sehingga dengan adanya pandemi Covid-19 ini bisa membantu masyarakat dan terlebih lagi saat momen Ramadhan seperti ini kegiatan berbagi tentu akan semakin berkah.

SD Islam Sabilillah Malang membagikan berkah berupa sembako yang berasal dari perolehan uang amal Ananda tiap hari Jumat mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 hingga terkumpul sebesar 40 juta rupiah yang kemudian di rupakan dalam bentuk sembako sebanyak 660 paket.

Kegiatan membagikan sembako tersebut diberikan kepada orang – orang yang membutuhkan di kampung kesatrian dan meduran kecamatan Blimbing, gunung kunci kecamatan Jabung, tukang ojek online (ojol), tukang becak, supir angkot dan lain-lainnya.

Kami segenap warga SD Islam Sabilillah Malang selaku pendidik dan tenaga pendidik mengucapkan banyak – banyak terima kasih kepada orang tua serta Ananda dari kelas 1 hingga kelas 6 yang telah memberikan uang amalnya disetiap hari Jumat. Semoga berkah dan bermanfaat untuk semua terutama yang membutuhkan.

Read more

MEMAKNAI HARDIKNAS DI TENGAH PANDEMI

Berbicara tentang sejarah pendidikan di Indonesia, tentu tidak lepas dari peran serta tokoh pahlawan pendidikan nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Hari pendidikan nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 2 Mei. Tanggal tersebut dipilih bertepatan dengan tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara. Beliau salah satu pejuang bangsa yang tidak kenal lelah memperjuangkan nasib rakyat pribumi agar bisa memperoleh pendidikan yang layak.

Sejarah Pendidikan Nasional

Pada masa penjajahan pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia, hanya mereka yang memilki keturunan Belanda dan orang-orang kaya saja yang bisa memperoleh pendidikan, sedangkan rakyat pribumi sengaja dibiarkan buta huruf dan tidak bisa mengenal pendidikan. Bisa dibayangkan bagaimana jika saat itu pendidikan tidak diperjuangkan maka sudah dapat dipastikan Indonesia tidak mungkin bisa maju dan berkembang perekonomiannya seperti yang kita rasakan saat ini.

Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada Tanggal 2 Mei 1889 dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berasal dari keturunan keraton Yogyakarta. Beliau sangat mengecam pendidikan di Sekolah Dasar ELS, dan melanjutkan ke sekolah Belanda yang bernama STOVIA atau Sekolah Dokter Bumiputera namun tidak sampai lulus dikarenakan sakit. Jenjang karir Beliau pernah bekerja sebagai wartawan di beberapa tempat yaitu Midden Java, Sedyotomo, Oetoesan Hindia,  De Express, Kaoem Moeda,  Tjahaja Timoer dan Poesara.

Pada saat Kabinet pertama Republik Indonesia, Beliau diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan mendapat anugerah gelar Doktor kehormatan Doctor Honoris Causa, Dr.H.C.  dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Tahun 1957.

“Tut Wuri Hadayani” adalah salah satu filosofi Beliau yang memiliki arti “di Belakang Memberikan Dorongan”. Makna dari kalimat ini menjadi landasan dalam rangka memajukan pendidikan di tanah air.

Atas usaha kerja keras dan jasanya dalam rangka merintis pendidikan di tanah air, Beliau dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia atas dasar Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959 pada Tanggal 28 November 1959, dan hari kelahiran Beliau ditetapkan dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional Indonesia.

Memaknai Hari Pendidikan Nasional

Hardiknas 2020 bukan hari libur nasional. Biasanya untuk memperingati hardiknas, seluruh akademisi dan pelajar Indonesia melaksanakan upacara bendera di sekolah dan perguruan tinggi. Bahkan dari tingkat kecamatan hingga pusat, semua melaksanakan uacara bendera disertai dengan penyampaian pesan bertema pendidikan. Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hardiknas 2020 mengangkat tema “Belajar dari Covid-19”. Selain itu, pada tahun ini Kemendikbud juga mengeluarkan Pedoman Penyelenggaraan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 melalui surat Nomor 42518/MPK.A/TU/2020, pada 29 April 2020. Isi pedoman tersebut salah satunya, meniadakan penyelenggaraan upacara bendera yang biasanya dilakukan satuan pendidikan, kantor Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, serta perwakilan pemerintah Republik Indonesia di luar negeri sebagai bentuk pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Namun peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini tidak bisa diperingati sebagaimana biasanya. Dengan merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia yang hingga saat ini terus bertambah pasiennya yang positif, membuat seluruh pengajar di negeri ini harus berpikir keras dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial yang sudah berkembang pesat saat ini. Harapannya, kegiatan belajar mengajar tidak terputus karena kendala tatap muka.

Dengan adanya berbaai kemudahan dalam belajar saat ini diharapkan bagi generasi muda, siswa, dan pelajar dapat memanfaatkannya untuk menimba ilmu yang setinggi-tingginya. Pandemi Covid-19 jangan sampai dijadikan sebagai alasan untuk berhenti belajar. Guru dan siswa bisa memanfaatkan berbagai fasilitas belajar yang saat ini sudah lebih bervariasi. Seperti kutipan dalam kalimat kiasan “Tuntutlah Ilmu dari Buaian hingga ke Liang Lahat” atau “Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri Cina” dapat dimaknai sebagai: Menuntut ilmu itu tidak mengenal adanya batasan umur dan usia, serta tempat. Ilmu merupakan jendela dunia untuk membuka wawasan belajar dan pengetahuan kita.

Dengan memperingati Hari Pendidikan Nasional setiap Tanggal 2 Mei ini diharapkan dapat memberikan makna tersendiri yang mendalam terhadap kemajuan pendidikan baik formal maupun informal di Indonesia. Tetap semangat belajar, wahai generasi muda penerus bangsa! Jangan pernah menyerah untuk belajar dalam keadaan apa pun. Insya Allah, Allah akan meninggikan derajat makhluknya yang mau belajar.

Salam sehat selalu, keep spirit, stay at home, stay healthy!

 

 

Oleh: Aminin Widiastutik, S. Pd.

(Guru Bahasa Jawa SD Islam Sabilillah Malang)

 

Read more

Sambut Bulan Ramadhan 1441 H

Tak terasa pada tahun 2020 ini kita telah memasuki bulan suci yang penuh berkah. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu – tunggu dimana seluruh umat islam di dunia akan melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh (30 hari). Bulan dimana seluruh umat islam saling berlomba – lomba dalam hal kebaikan untuk mendapatkan pahala sebanyak – banyaknya melalui puasa, sholat wajib dan sunah, taddarus Al Qur’an, bersedekah serta menunaikan zakat.

Banyak hal yang keistimewaan dari bulan Ramadhan yang tidak ada di bulan – bulan yang lainnya yaitu adanya sholat tarawih dan witir, malam lailtul qodar, dan sholat idul fitri. Mereka yang memperbanyak beribadahnya tentu akan dilipat gandakan pahalanya. Salah satunya malam Lailatul Qodar, bila  merupakam yang paling istimewa pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Bagi yang melaksanakan ibadah pada malam tersebut mendapat pahala setara dengan menjalankan ibadah selama 83 tahun.

Puasa Ramadhan pertama pada tahun 2020  di mulai pada hari Jumat tanggal 24 April 2020. Namun ada yang berbeda dengan bulan Ramadhan pada tahun ini. Umat islam di seluruh dunia harus melaksanakan bulan Ramadhan dengan masih adanya wabah pandemic Covid-19. Peraturan dari pemerintah untuk stay at home / dirumah saja dengan selalu menjaga jarak antar sesame dan tidak saling bersentuhan.

Akibatnya tradisi menyenangkan yang setiap tahunnya dilakukan seperti kirab menyambut Ramadhan, kegiatan membangunkan warga saat sahur, berbuka bersama dengan keluarga maupun teman – teman, taddraus khataman Al – Quran, sholat tarawih dan witir tidak bisa dilaksanakan lagi secara bersama – sama. Sangat menyedihkan pastinya, kita harus menyambut Ramadhan dengan tidak bisa bersama keluarga bagi yang merantau, tidak bisa sholat berjamaah di masjid, taddarus sambil berbagi takjil, bahkan pemerintah melarang seluruh masyarakatnya untuk mudik/pulang kampong.

Hal ini sangat terasa bagi pedagang yang biasanya ramai berjualan saat Ramadhan, mereka tidak bisa mendapatkan rejeki dari berjualan makanan dan minuman takjilan. Untuk itu dengan datangnya bulan Ramadhan ini menjadi momen untuk kita agar hidup saling berbagi satu sama lainnya.

Selain itu bagi para peserta didik, mereka harus bersabar lagi untuk melaksanakan ibadah puasa serta melanjutkan belajar di rumah. Pentingnya pembelajaran saat bulan Ramadhan ini anak – anak akan belajar mengenai makna puasa, amalan – amalannya, cara berbagi kepada yang membutuhkan, bacaan dan cara sholat tarawih dan lain sebagainya akan lebih menyenangkan jika bisa belajar bersama – sama dengan teman – teman di sekolah.

Dengan saling membantu, kita telah sedikit mengurangi mereka yang benar – benar membutuhkan. Terlebih dengan adanya pandemic Covid-19 ini marilah kita semua saling menjaga kebersihan diri dan hati  agar ibadah kita di bulan Ramadhan ini menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain, tentunya akan semakin mendapat pahala lebih untuk kita.

Read more
CLOSE
CLOSE