Gebyar HUT 23 SD Islam Sabilillah Malang

SD Islam Sabilillah Malang (SDIS) akan segera menyambut ulang tahunnya yang ke 23 yaitu pada 26 Oktober mendatang. Mengiringi kebahagiaan menyambut HUT 23 SD Islam Sabilillah, para panitia HUT 23 SDIS pun bekerja keras untuk merangkai acara yang menarik, persiapan menyambut HUT bahkan sudah dimulai sejak bulan Agustus 2019 lalu.

Kerja keras panitia untuk membuat persiapan HUT meriah tak kenal lelah. Persiapan tersebut meliputi, berbagai rapat untuk penyusunan kegiatan dalam HUT 23 SDIS nanti. Panitia bekerja keras agar seluruh rangkaian acara berjala lancar dan meriah.

Dalam sebuah acara HUT tentunya akan banyak kegiatan menarik, berbagai ragam acara HUT 23 SDIS dikabarkan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Acara yang sudah ditunggu-tunggu oleh seluruh warga sekolah ini, setiap tahunnya menyajikan hal-hal yang berbeda dan menarik.. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini kegiatan HUT 23 disandingkan dengan serangkaian kegiatan kemilau Muharram, dimana pada hari Jum’at 25 Oktober dilaksanakan lebaran bersama anak Yatim. Tentunya seluruh warga sekolah sangat antusias menantikan perayaan ini. perayaan HUT 23 SDIS tahun ini di bawah kendali Pak Syukron (guru kelas 4). Beliau mengajak seluruh “pasukan” untuk membawa kreatifitas dan kemampuannya agar dapat berkontribusi dalam acara ini.

Jika pada tahun lalu, lomba yang dilaksakan adalah pembuatan video yel-yel atau ucapan ulang tahun SDIS yang dilakukan hanya oleh siswa dan wali kelasnya masing-masing. pada tahun ini yang lebih membuat seru HUT 23 SDIS adalah diadakannya lomba yang ditujukan untuk wali siswa yang berkolaborasi dengan wali kelas dan Ananda kelas 1-6. Video yang dilombakan yaitu dapat berisi yel-yel (lagu), testimoni wali siswa, apresiasi pada sekolah, ucapan HUT 23. Video ini yang nantinya akan dilombakan, dan diumumkan juaranya saat puncak acara HUT 23 SDIS, 26 Oktober 2019.

Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam memeriahkan HUT 23 SDIS antara lain:

  1. Jalan sehat
  2. Senam
  3. Tampilan siswa SDIS dan TKIS
  4. Pemotongan tumpeng
  5. Learning Festival dan Launching Buku Karya Siswa
  6. Pengumuman hasil lomba HUT 23
  7. Pembagian Door Prize

 

Kemeriahan HUT 23 SDIS sudah di depan mata, mari menyambut dan berkontribusi dengan bangga.

Kemilau Muharram 1441 H Dengan Santunan 230 Anak Yatim

Pada hari Jumat,  25 Oktober 2019 SD Islam Sabilillah Malang mengadaan acara sebagai bentuk gebyar atau acara inti dari hari Muharram 1441 H dan syukuran 23 tahun sejak  SD Islam Sabilillah Malang berdiri. Berbagai acara sudah dilaksanakan sebelum gebyar Muharram diantaranya yaitu kirab Muharram, lomba mewarna, charity day dan gebyar Muharram dengan acara santunan 230 anak yatim.

Acara tersebut mengundang 230 anak yatim dari 12 yayasan atau panti asuhan antara lain yaitu dari Yayasan Sunan Kalijaga, Yayasan Amanah Bunda, Yayasan Permata Jingga, Yayasan Khodijah, Yayasan Masjidil Ilmi, Panti Asuhan Masa Kini, Panti Asuhan Al Islahiyah, Yayasan Al Mubarok, Yayasan An Nur, Panti Asuhan Sunan Ampel, Miftahul Huda, dan Darul Mustofa.

Selain itu acara ini mendatangkan 5 kyai sepuh di kota Malang namun 3 diantaranya berhalangan hadir dikarenakan kondisi kesehatan beliau. Kyai sepuh yang dapat menghadiri acara yaitu K.H. Ahmad Arif Yahya dan K.H. Achmad Muchtar Ghozali.

K.H. Ahmad Arif Yahya merupakan kyai yang membina dan mengembangkan pondok pesantren Miftahul Huda Gading Malang sedangkan K. H. Achamd Muchtar Ghozali merupakan pendiri pondok pesantren PPAI Darun Najah Karangploso Malang.

Dalam acara ini diawali dengan dengan sholawatan yang di lakukan oleh siswa-siswi SD Islam Sabilillah Malang. Yang kemudian dilanjutkan dengan bagi-bagi santunan berupa tas, alat sholat dan uang saku kepada anak-anak yatim. Di akhir acara dilakukan doa bersama yang di pimpin oleh kedua kyai sepuh tersebut sebagai bentuk syukuran telah berdirinya dan ulang tahun  SD Islam Sabilillah Malang.

Info Grafis Dana BOS SD Islam Sabilillah Malang

SD Islam Sabilillah Malang membuat info grafis mengenai penggunaan dana BOS yang digunakan. Dengan adanya Dana BOS ini diharapkan operasional sekolah menjadi lebih lancar dan membantu mengembangkan kualitas Pembelajaran di sekolah.

dalam info grafis dana bos ini berisi tentang pengembangan standart kelulusan, standart  inti, pengelolahan, pengembangan dan lain-lainnya. SD Islam Sabilillah Malang transparan mengenai penggunaan dana yang digunakan untuk keperluan siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6.

Menuju GSF 2019

Persiapan SD  Islam Sabilillah Malang menuju  Green School Festival 2019 kian matang dan siap untuk menjadi juara. Mulai dari pembuatan mapping 9 isu sekolah dan 1 peta umum oleh siswa siswi SD Islam Sabilillah Malang. Setiap isu terbagi kelompok yang terdiri dari 3 orang. Sembilan isu tersebut yaitu isu tata kelola lingkungan sekolah, isu sampah dan polusi, isu tanaman hijau, isu sekolah sehat, isu air dan limbah, isu inovasi teknologi, isu energi, isu literasi dan publikasi, isu sekolah ramah anak dan 1 tambahan lagi peta umum semua isu.

Waktu mengerjakan mapping 10 isu tersebut sekitar 3 – 5 hari pada tanggal 23 – 27 September 2019. Setelah membuat mapping siswa-siswi mempresentasikan di depan teman-temannya sebagai bentuk kampanye Green School Festival 2019. Kemudian tak lupa juga di lakukannya aksi sebagai bentuk pengimplementasian dari 9 isu masalah.

Sebagai contoh yaitu aksi dari isu tanaman hijau maka siswa-siswi akan melaksanakan perawatan tanaman dan menyiram, membibit hidroponik, pengolahan lidah buaya menjadi makanan, dan pembibitan buah pepaya di kebun tabulampot. Kemudian aksi dari isu inovasi teknologi yaitu membuat infuse water dan pelabelan nama-nama tanaman dengan qr code.

Setiap aksi yang dilakukan siswa-siswi juga dibantu oleh wali murid akan dipublikasikan di sosial media sekolah sebagai bentuk promosi dan aksi pasti dari SD Islam Sabilillah Malang. Hal ini juga ada kaitannya dengan isu literasi dan publikasi yang melakukan aksi tentang pembuatan literasi berupa cerita pendek, poster karya siswa siswi yang dapat di publikasikan melalui mading-mading di kelas dan di sekolah.

Selain itu siswa – siswi SD Islam Sabilillah Malang berlatih yel-yel dan jargon kami tentang Green School Festival 2019. Kami SD Islam Sabilillah malang membawakan yel-yel dari lagu Kotak – Beraksi.  Yang diharapkan dapat menjadi semangat siswa – siswi untuk selalu dan siap beraksi di ajang GSF 2019.

Dengan adanya partisipasi mengikuti Green School Festival 2019 diharapkan dapat menjadikan semua warga sekolah menyadari akan menjaga dan merawat lingkungan. Tidak hanya dalam ajang perlombaan saja namun menjadi karakter dan kesadaran siswa-siswi dan semua warga sekolah untuk selalu berhemat energi, menjaga bersihan lingkungan dan merawat tanaman di sekitar.

 

 

Building Motivation Kelas 6 Orang Tua dan Dr. Umi Dayati

Dalam persiapan menjalani berbagai ujian sekolah yang akan di tempuh oleh siswa siswi kelas 6 SD Islam Sabilillah Malang mengadakan kegiatan Building Motivation bersama dengan para orang tua, guru kelas 6 dan Dr. Umi Dayati. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa siswi dalam hal belajar dan mensosialisasikan mendidik  anak dalam mempersiapkan berbagai macam ujian.

 

kegiatan tersebut mendatangkan motivator hits yaitu Dr Umi Dayati, M.Pd. beliau merupakan dosen UM dan motivator dengan jam terbang tinggi selevel ASEAN, beruntung SD Islam Sabilillah bisa mendatangkan beliau. dalam hal ini beliau menyampaikan masukan untuk siswa siswi dan orang tua dalam meingkatkan semangat belajar dan cara belajar anak.

 

beda orang beda pemikiran, begitulah hal yang disampaikan oleh Dr Umi Dayati, bahwasanya setiap anak memiliki caranya sendiri-sendiri dalam hal belajar. “jika ada anak yang suka belajar sambil menonton tv, maka jangan di marahi ya bu ibu mungkin dengan cara seperti itu anak-anak bisa menghilangkan jenuh dan lebih paham dalam hal belajar” ujar beliau.

 

kegiatan ini juga merupakan bentuk terbukanya anak dan orang tua, anak-anak dapat menyampaikan keluh kesahnya dan orang tua menyadari cara mendampingi anak belajar dengan benar. siswa – siswi juga menyampaikan permintaan maaf mereka kepada orang tua sehingga hal ini menjadikan mereka menangis dan memeluk orang tuanya.

 

dengan diakannya kegiatan ini semoga dapat membuka pikiran dan hati siswa – siswi untuk berubah menjadi lebih baik dalam hal sikap, karakter, cara belajar dan semangatnya. serta dapat menjalankan setiap ujian-ujian sekolah di kelas 6 dengan maksimal.