Berita

Manasik Haji SD Islam Sabilillah Malang

Bulan dzulhijah merupakan bulan yang istimewa, mengapa tidak ? dikarenakan pada bulan ini kita sebagai umat muslim dapat melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu, berkurban dan melaksanakan ibadah sholat idul adha. Nah, sebagai pembelajaran kali ini, SD Islam Sabilillah mengadakan kegiatan manasik haji yang dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Agustus 2019.

Kegiatan tersebut  diikuti oleh siswa siswi dari TK Sabilillah, SD Sabilillah kelas 1 hingga kelas 5, dan beberapa SD negeri atau swasta yang lain yaitu dari SDN Blimbing 1, SDN Blimbing 2, SDN Blimbing 3, SDN Blimbing 4, SDN Blimbing 5, SDNU, Khoirul Ummah Dau dan MI Hasyim As’ari. Jumlah peserta dari TK Sabilillah yaitu 300, SD Islam Sabilillah 800 anak, dan dari SD negeri/swasta sekitar 500 anak.

Semua peserta terbagi menjadi 15 kloter dimulai dari pukul 07.30 – 11.00 di mulai dari upacara pembukaan pemberangkatan haji dan umroh oleh KASI PAIS Kementrian Agama Kota Malang dan pengawas PAI Kecamatan Blimbing di lapangan basket SD Islam Sabilillah Malang. Pemberangkatan kloter pertama dari TKIS putra maupun putri dengan di damping oleh guru dari TKIS. Pemberangkatan kloter kedua dan selanjutnya dari SDIS dan SD negerei/swasta di damping oleh guru-guru yang telah ditugaskan.

Pemberangkatan dimulai dari gerbang depan SDIS dengan mengucapkan kalimat Talbiah dan niat haji. Kemudian siswa-siswi tersebut berjalan ke  gerbang samping masjid Sabilillah untuk menuju pos Wukuf oleh bu Diyah. Selanjutnya menuju pos 3 yaitu pos Musdalifah oleh bu Iza, disitu siswa-siswi mengambil krikil dengan membaca doanya. Dilanjutkan lagi menuju pos Mina oleh bu Qoniah dan ke pos Makanul Jumarot oleh bu Syifa. Dalam melempar jumroh siswa-siswi melempar ke jumroh ula, jumroh wusto dan jumroh aqobah.

Selanjutnya menuju pos Tahalul yang pertama, disana siswa-siswi diajarkan bahwa setelah melempar jumroh harus melakukan cukur rambur pertama dengan membaca doanya. Perjalanan menuju Mekkah untuk melakukan Thowaf dan Sa’i dengan membaca niat Thowaf selama 7 kali putaran. Setelah itu siswa-siswi menuju tempat minum air zam-zam sambil berdoa dan membaca talbiyah. Perjalanan dilanjutkan dengan Sa’I sambil membaca niat selama perjalanan 1 hingga perjalanan 7. Dan diakhiri dengan Tahalul kedua dengan mencukur rambut minimal 3 helai sambil berdoa.

Dalam pembelajaran manasik haji ini, diharapkan siswa-siswi sabilillah terutamanya untuk semakin meningkatkan iman dan ibadahnya. Semoga menjadi haji yang mabrur.

CLOSE
CLOSE