Blog

Laga Futsal Berlangsung Seru

1

MALANG – Hari ke dua pelaksanaan Pekan Mardi Wiyata Cup IX semakin seru. 12 tim futsal berlaga dalam turnamen yang digelar di lapangan SMPK Mardi Wiyata jalan Semeru. Setiap tim yang berlaga menunjukkan bakat dan kualitas masing-masing menggiring si kulit bundar. Turnamen futsal kali ini mempertontonkan pertandingan seru penuh persaingan.
Masing-masing tim saling melakukan penetrasi serangan untuk memperoleh pundi-pundi gol dan memenangkan pertandingan. Tensi permainan yang tinggi menjadikan beberapa pemain harus seringkali diganti karena faktor fisik dan emosi. Tak jarang juga sorakan para suporter menjadi pendobrak semangat tim kesayangannya untuk menampilkan permainan yang bagus.
Pertandingan pertama mempertemukan tim MI Hidayatul Mubtadiin dengan SDN Karangbesuki 3 dengan skor akhir 0-3. Dilanjutkan dengan pertandingan SD Muhammadiyah 9 vs SDN Karangbesuki 3 (skor 3-11), SDK Santa Maria 2 vs Bareng 2-A (skor 1-7), SDN Bareng 3 vs SDN Gadang 1 (skor 1-6), SDN Lowokwaru 3 vs SD Lab UM (skor 4-0). Adapun pertemuan antara SDN Wonokoyo 1 dengan SDN Bareng 2-B tidak terlaksana. Karena tim SDN Bareng 2-B dapat hadir ke lapangan pertandingan, sehingga otomatis kemenangan diperoleh tim SDN Wonokoyo 1.
Kepala SMPK Mardi Wiyata Drs. Jeremias Torimtumbun  mengatakan, digelarnya turnamen futsal dalam rangkaian Pekan Mardi Wiyata Cup merupakan sebuah upaya memfasilitasi bakat siswa Sekolah Dasar di bidang sepakbola. Apalagi di kota Malang, yang atmosfer persepakbolaannya sangat terasa di berbagai kalangan. “Oleh karena itu kita mencoba hadirkan sebuah kegiatan yang memang sudah dicintai oleh masyarakat Malang Raya. Dan terbukti setiap tahun antusias mereka semakin besar dengan potensi permainan yang semakin bagus,” ujarnya.
Sementara futsal berlaga, kemarin siang di beberapa ruang kelas SMPK Mardi Wiyata juga dilangsungkan English Scrabble Competition. Sebanyak 22 tim unjuk kebolehan dalam bahasa Inggris dan kemampuan bernalar. Hasilnya 16 tim dengan perolehan poin terbanyak masuk ke babak semifinal yang akan digelar hari ini, (20/1). Menurut urutan rangking sementara, 16 tim yang lolos ke semifinal dari SDK Fransiskus Lawang, SD Islam Sabilillah, SDK St. Yoseph Lumajang, SDK Mardi Wiyata 2, SD Plus Al-Kautsar dan SDK Mardi Wiyata 1.
Kordinator Scrabble Competition Cicilia Lilis Triasasi, S.S mengatakan, 16 tim dengan perolehan poin terbanyak akan berlomba untuk perolehan tiket ke final. Dalam laga final yang juga akan digelar siang ini hanya akan diambil 4 tim dengan poin terbanyak.
“Dari laga final nanti kita peroleh juara1, 2, 3 dan juara harapan. Untuk itu kami berharap para peserta yang masuk dalam 16 besar untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar memperoleh hasil yang maksimal,” kata dia.
Lilis sapaannya menilai, kemampuan peserta dalam Scrabble Competition dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dalam pemakaian waktu oleh seluruh peserta yang sangat efektif. Waktu yang tersedia dalam setiap sesi selalu tepat tanpa ada keterlambatan.
“Sebelum enam puluh menit waktu yang kami sediakan habis, mereka sudah dapat menyelesaikan semua tugasnya. Berbeda dengan tahun lalu yang beberapa peserta sempat ada yang ketinggalan,” imbuhnya.

No Comments Yet


Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE
CLOSE
%d blogger menyukai ini: